Qasidah Syair Ya Khoiro Maulud Versi Sekumpul (Lirik Arab, Latin & Terjemahan)

Keutamaan dan Sejarah Qasidah Ya Khoiro Maulud

Dalam khazanah keislaman, khususnya di kalangan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), pembacaan qasidah dan selawat merupakan salah satu bentuk mahabbah (cinta) yang paling agung kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Salah satu qasidah yang sangat populer dan menggetarkan hati adalah Qasidah Ya Khoiro Maulud. Qasidah ini tidak sekadar berisi untaian kata-kata puitis, melainkan sebuah pengakuan jujur dari seorang hamba atas kebesaran, keagungan, dan kemuliaan Rasulullah SAW sebagai sebaik-baik ciptaan yang pernah dilahirkan di muka bumi ini.

Bagi para muhibbin (pecinta) selawat di Indonesia, nama Abah Guru Sekumpul atau KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari sangat erat kaitannya dengan qasidah ini. Melalui majelis-majelis selawat yang dipimpin beliau di Martapura, Kalimantan Selatan, lantunan Ya Khoiro Maulud seakan menemukan “ruh” dan vibrasi spiritual yang luar biasa. Ratusan ribu jamaah yang hadir di majelis beliau senantiasa hanyut dalam syahdu dan khusyuk saat qasidah ini dilantunkan, seolah-olah membawa jiwa mereka terbang menembus batas ruang dan waktu untuk bersimpuh di hadapan Sang Kekasih Allah.

Makna Mendalam di Balik Bait-Bait Syair

Jika kita merenungi setiap bait dari Qasidah Ya Khoiro Maulud, kita akan mendapati betapa dalamnya makna teologis dan historis yang terkandung di dalamnya. Pada bait pertama, penyair menyebutkan “Yâ Khoiro maulûdin bimakkata qod atâ” yang berarti “Wahai sebaik-baik manusia yang dilahirkan di Makkah, yang telah datang (membawa petunjuk).” Ini adalah sebuah proklamasi bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW di kota suci Makkah adalah peristiwa paling bersejarah yang memancarkan cahaya hidayah bagi seluruh alam semesta.

Lebih lanjut, syair ini juga menggambarkan bagaimana keagungan (haibah) Rasulullah SAW mampu menundukkan segala rintangan dan musuh-musuh kebenaran. “Dzallat lihaibatihî jamî’a khushûmihi” menjelaskan bahwa wibawa dan akhlak mulia Nabi SAW adalah senjata paling ampuh yang meluluhkan hati umat manusia, bahkan mereka yang awalnya memusuhi Islam. Cahaya (nur) yang memancar dari diri Nabi SAW, sebagaimana disebutkan dalam bait “Dlô-at bihî kullul ‘awâlimi jahrotan”, telah menyinari seluruh penjuru alam semesta yang sebelumnya diliputi oleh kegelapan jahiliyah.

Tidak hanya itu, penyebutan gelar “Thoha” dan “Al-Musthofa” dalam qasidah ini menegaskan posisi beliau sebagai hamba pilihan Allah yang paling disucikan. Mengamalkan dan melantunkan qasidah ini di berbagai majelis ilmu maupun pengajian-pengajian selawat, tentu saja akan mendatangkan ketenangan batin, keberkahan hidup, serta syafaat kelak di hari kiamat.

Lirik Lengkap Teks Qasidah Ya Khoiro Maulud (Versi Sekumpul)

Untuk memudahkan antum semua, khususnya para jamaah majelis ilmu dan pengajian selawat di seluruh penjuru Nusantara, berikut ini kami sajikan lirik lengkap Qasidah Syair Ya Khoiro Maulud versi Sekumpul beserta terjemahannya. Teks ini sangat cocok untuk dihafal dan dibaca bersama-sama saat berkumpul dalam majelis taklim atau acara Maulid Nabi.

ياخير مولود بمکة قد اتی
Yâ Khoiro maulûdin bimakkata qod atâ
Wahai sebaik-baik manusia yang dilahirkan di Makkah, yang telah datang (membawa petunjuk).

ذلت لهيبته جميع خصومه
Dzallat lihaibatihî jamî’a khushûmihi
Segala musuhnya tunduk karena keagungan dan wibawanya.

ياخير مولود … يا نبينا
Yâ khoiro maulûd.. Yâ Nabiyyanâ
Wahai sebaik-baik manusia yang dilahirkan… Wahai Nabi kami.

ضاءت به کل العوالم جهرة
Dlô-at bihî kullul ‘awâlimi jahrotan
Seluruh alam semesta bersinar terang benderang karenanya.

والگون أصبح مشرقا بقدومه
Wal kaunu ashbaha musyriqon biqudûmihi
Dan jadilah alam raya bersinar menyambut kedatangannya.

ياخير مولود … يا نبينا
Yâ khoiro maulûd.. Yâ Nabiyyanâ
Wahai sebaik-baik manusia yang dilahirkan… Wahai Nabi kami.

هذا الحبيب المصطفی طه الذی
Hâdzal habîbul Mushthofâ Thôhal-ladzî
Inilah Sang Kekasih, Al-Musthofa, Thoha yang…

کل العوالم قد بدت من نوره
Kullul ‘awâlimi qod badat min nûrihi
Seluruh alam semesta tercipta dan tampak dari nurnya (cahayanya).

ياخير مولود … يا نبينا
Yâ khoiro maulûd.. Yâ Nabiyyanâ
Wahai sebaik-baik manusia yang dilahirkan… Wahai Nabi kami.

Video Qasidah Ya Khoiro Maulud (Abah Guru Sekumpul)

Agar lebih meresapi keindahan qasidah ini, mari kita dengarkan dan saksikan bersama lantunan syahdu Qasidah Ya Khoiro Maulud yang dibawakan langsung dalam majelis Abah Guru Sekumpul. Simak video berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=RJtB7newQFA

Semoga dengan seringnya kita berselawat dan melantunkan qasidah-qasidah pujian kepada Rasulullah SAW seperti Ya Khoiro Maulud ini, hati kita semakin ditautkan dengan cinta kepada beliau. Majelis-majelis selawat dan pengajian yang kita hadiri semoga senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin.

🛒 Rekomendasi Terkait

Bagi antum yang membutuhkan, kami merekomendasikan Ratib alatas | Ratib alhaddad | Kitab wirid sholawat Silahul Ghoib Alkifahi.

Lihat Produk »

Tautan afiliasi — majelis.info memperoleh komisi kecil tanpa menambah harga yang antum bayar.

Comment(1)

  • rahman
    1 Oktober 2025 at 6:25 am Reply

    Ijin tanya, untuk pengarangnnya berarti abah guru sekumpul ya ?

Leave a reply